Skip to main content
Lima Fakta Ini Antar Indonesia Jadi Juara Piala Thomas 2018

Lima Fakta Ini Antar Indonesia Jadi Juara Piala Thomas 2018

Lima Fakta Ini Antar Indonesia Jadi Juara Piala Thomas 2018, Tim putra Indonesia ditargetkan jadi juara Piala Thomas 2018. Berikut beberapa argumen Indonesia dapat akhiri turnamen dengan titel juara di tangan.

Tim Indonesia akhiri gelaran Piala Thomas 2016 lantas dengan hasil jadi runner up. Indonesia kalah tragis 2-3 dari Denmark di set final.

Kegagalan waktu gelar juara berada pada depan mata juga akan cobalah ditebus pada gelaran Piala Thomas 2018 kesempatan ini. Scuad Merah-Putih kembali ditargetkan mungkin saja juara sekalian menghapus dahaga titel yang telah berjalan sepanjang 16 th.

Lima Fakta Ini Antar Indonesia Jadi Juara Piala Thomas 2018

Berikut lima argumen Indonesia mungkin saja juara Piala Thomas :

1. Punya Pengalaman Juara

Tim Bulutangkis Putra Indonesia mempunyai pengalaman jadi juara, yakni saat memenangkan Kejuaraan Beregu Asia 2018 pada bln. Februari saat lalu.

Walau kemampuan berapa negara peserta di turnamen itu tidak 100 %, hal itu tidak mengecilkan makna juara yang didapat Tim Indonesia. Trofi di Kejuaraan Beregu Asia jadi bukti kalau Tim Indonesia kesempatan ini mempunyai mental juara.

Mental juara semakin merasa apabila lihat langkah Indonesia jadi pemenang titel di turnamen ini. Indonesia jadi juara dengan menaklukkan Korea Selatan 3-2 di set semi final yang diwarnai penyelamatan enam match point oleh Firman Abdul Kholik. Catatan manis ini berlanjut dengan kemenangan 3-1 atas China di partai puncak.

2. Tekad Hendra Setiawan

Piala Thomas 2018 peluang besar akan jadi peluang paling akhir untuk Hendra Setiawan untuk mencapai gelar di kejuaraan beregu. Hendra sempat menyebutkan Piala Thomas 2016 peluang jadi kesempatan terakhirnya membela Indonesia, tetapi nyatanya ia masih tetap memperoleh peluang kembali untuk mengerjakannya th. ini.

Hendra yang melakukan tindakan jadi kapten tim mempunyai pekerjaan ganda. Tidak cuma menyumbang point waktu ia di turunkan, Hendra juga dibebani pekerjaan menyemangati tim serta melindungi kekompakan tim.

Dengan lihat Piala Thomas 2018 jadi peluang terakhirnya, jadi Hendra akan berupaya maximum untuk akhiri turnamen ini dengan manis. Hendra mempunyai ambisi besar lengkapi koleksi gelarnya yang lengkap di nomor individu dengan titel di nomor beregu.

Para junior Hendra di Tim Indonesia kesempatan ini juga akan berupaya untuk dapat memberi hadiah perpisahan yang indah untuk sang kapten.

3. Kemampuan Negara Musuh Merata

Tim Indonesia memanglah bukan yang terkuat diatas kertas pada gelaran Piala Thomas kesempatan ini, tetapi tak ada juga negara yang nyata-nyata menguasai serta tambah lebih unggul dibanding negara yang lain diatas kertas.

Denmark dirugikan absennya Carsten Mogensen, China kurang kuat di nomor ganda serta Chen Long dan Lin Serta selalu digerogoti umur. Demikian halnya negara yang lain jenis Korea Selatan, Jepang, Malaysia, Thailand sampai India yang kemampuannya berada pada level yang sama dengan Indonesia.

Pertemuan dengan negara-negara diatas juga akan susah ditebak arahnya sebelumnya kompetisi berjalan. Tetapi satu yang tentu, Indonesia juga akan tetaplah mempunyai kesempatan bagus untuk menang hadapi negara-negara itu.

4. Pemain Muda Tetapi Bukan Debutan

Meski mempunyai scuad yang bermaterikan pemain-pemain muda, tetapi pemain muda Indonesia sebagian besar telah mempunyai pengalaman melakukan kemelut di Piala Thomas.

Jonathan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, serta Ihsan Maulana Mustofa telah terjun bermain dua th. saat lalu. Firman Abdul Kholik juga mempunyai pengalaman main beregu di Piala Sudirman 2015.

Cuma Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang belum pula sempat main di tunamen besar jenis Piala Thomas maupun Piala Sudirman.

Mulai sejak dua th. lantas, scuad muda Indonesia diperkirakan akan lebih masak waktu Piala Thomas 2018 di gelar. Walau di kelompok individu perubahan pemain muda kurang maximum, terkecuali Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon, tetapi Jonatan Christie serta kawan-kawan tetaplah mempunyai bekal penambahan apabila dibanding dua th. saat lalu.

5. Berat Mulai sejak Awal

Tim Indonesia tergabung di group berat mulai sejak awal pertandingan Piala Thomas. Indonesia akan berjuang melawan Korea Selatan, Thailand, serta Kanada. Nama Korea Selatan serta Thailand terang nama berat yang mungkin saja sandungan untuk mengamankan ticket perempat final itu.

Dengan jadwal berat di set penyisihan, Indonesia harusnya konsentrasi mulai sejak awal. Apabila lengah, jadi Indonesia dalam ancaman tersingkir di set penyisihan.

Keadaan gawat ini yang juga akan membantu Tim Indonesia untuk dapat menggapai level paling baik game mereka mulai sejak awal turnamen.

Hal tersebut juga akan membantu Indonesia untuk lebih siap hadapi fase gugur waktu konsentrasi serta konsentrasi hadapi lawan dituntut dalam titik tambah lebih tinggi dibanding set terlebih dulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *